Jadwal Peluncuran Kartu Huma Betang Berbasis Teknologi

Jadwal Peluncuran Kartu Huma Betang Berbasis Teknologi

Palangka Raya, Xpose.co.id – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) sementara ini menjadwalkan peluncuran Kartu Huma Betang Sejahtera pada Bulan Februari 2026.

“Rencananya kita di Februari ini, schedule-nya (jadwalnya),” kata Wakil Gubernur Kalteng Edy Pratowo di Palangka Raya, Kamis (29/1/26).

Sementara itu berdasarkan informasi yang disampaikan Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Diskominfosantik) Kalteng, tepatnya rencana peluncuran Kartu Huma Betang Sejahtera tersebut adalah pada 20 Februari 2026.

Saat ini tim dari lintas perangkat daerah terus bekerja dalam penyiapan Kartu Huma Betang, agar dalam pelaksanaannya dapat berjalan dengan baik dan lancar.

Sebelumnya, Pelaksana Tugas Sekda Kalimantan Tengah (Kalteng) Leonard S. Ampung menegaskan Kartu Huma Betang Sejahtera telah dicetak dan berbasis teknologi yang mampu mencegah berbagai potensi penyimpangan bantuan.

“Ini sudah berbasis NIK (Nomor Induk Kependudukan). Jadi gak ada yang double NIK, tinggal mereka menginput saja. Kartunya canggih sama seperti kartu ATM, ada chip, kelihatannya sangat sulit digandakan karena di situ juga terdapat hologram,” jelasnya.

Pemprov Kalteng bersiap meluncurkan Kartu Huma Betang Sejahtera yang akan memberi berbagai manfaat bagi para penerima.

Dijabarkan tercatat akan ada sekitar 133 ribu penerima manfaat atau lebih usai Kartu Huma Betang Sejahtera resmi diluncurkan serta bisa mulai digunakan.

Pemprov Kalteng juga akan menerbitkan Surat Keputusan (SK) yang memuat daftar penerima manfaat pada Program Kartu Huma Betang Sejahtera.

Maka penentuan berapa manfaat yang didapatkan setiap keluarga, mengacu pada SK tersebut yang merupakan hasil verifikasi data yang telah dilaksanakan.

“Di situ nanti ada SK. Nah SK itu yang diinput ke situ.

Oh dia nih dapat penerima manfaat satu maka satu dia, kalau dua maka dua. Nanti SK itu yang menentukan. Penerima adalah orang yang betul-betul membutuhkan,” ucapnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Diskominfosantik Kalteng Rangga Lesmana sebelumnya juga menyampaikan, Kartu Huma Betang Sejahtera ini berbasis teknologi penuh, layaknya kartu ATM, penggunaannya praktis bagi masyarakat penerima dan transparan, sehingga mampu mencegah berbagai potensi penyimpangan.

“Kartu Huma Betang tidak bisa diduplikasi, dilengkapi chip, ada hologram, hingga nomor unik per kartunya,” jelasnya.

Bahkan, electronic data capture (EDC) yang digunakan untuk Kartu Huma Betang Sejahtera ini tetap bisa digunakan meskipun tidak ada sinyal. Kemudian verifikasi data akan menerapkan geo tagging atau titik koordinat rumah dari penerima manfaat.

“Diskominfo memastikan untuk mengawal penuh dari penerapan teknologi pada Kartu Huma Betang, sehingga kesalahan di lapangan bisa kita minimalisir,” tegasnya.

Rangga juga menekankan, server yang digunakan dalam pelaksanaan Program Huma Betang Sejahtera ini dilakukan secara realtime terupdate.Tim